Agrianita Gelar “Satu Jam Lebih Dekat dengan Rektor IPB”

 Dalam beberapa tahun terakhir ini, calon mahasiswa baru yang masuk Institut Pertanian Bogor (IPB) banyak didominasi oleh perempuan. Dari jalur seleksi nilai raport tertinggi di kelas, kebanyakan didominasi oleh perempuan. Demikian juga dalam ujian tertulis. Tidak hanya itu ketika wisuda pun yang berhasil menjadi lulusan terbaik juga banyak diisi perempuan.

 “Namun tidak berarti IPB akan menerima lebih banyak perempuan, karena dibutuhkan kombinasi yang lengkap untuk membentuk generasi agar tercapainya kedaulatan pangan bagi Indonesia,” ujar Rektor IPB, Prof. Dr. Herry Suhardiyanto.

 Rektor menyampaikan hal itu saat menjadi narasumber talkshow “Satu Jam Bersama Rektor IPB”, Selasa (25/4), di Auditorium Andi Hakim Nasoetion, Kampus IPB Dramaga, Bogor. Kegiatan ini digagas oleh Agrianita IPB dalam rangka memperingati Hari Kartini 2017. Bertindak sebagai moderator adalah Direktur Pengembangan Program Akademik (PPA) IPB, Ir. Lien Herlina, M.Sc.

 Disampaikan Rektor, dalam menyambut Hari Kartini, kita harus belajar banyak dari Raden Ajeng Kartini yang memiliki pemikiran visioner, seperti yang tertulis dalam bukunya “Habis Gelap Terbitlah Terang”. “Judul buku yang populer tersebut sebetulnya diinspirasi oleh ayat al-Quran yang artinya ‘dari kegelapan kepada cahaya’, sehingga setiap hari harus lebih baik,” ujar rektor.

 Lebih lanjut disampaikan rektor, ada beberapa hal krusial yang dihadapi wanita saat ini  dan masa yang akan datang. Menurutnya, Kartini saat ini harus luar biasa, yang penting adalah  harus punya kemampuan menyaring informasi. Mengingat saat ini berbeda dengan zamannya RA Kartini, zaman dimana akses informasi sangat terbatas. Sekarang masyarakat sangat dihujani informasi, sehingga  bingung mana yang benar dan yang salah, penting ada cek and ricek.

 “Selain itu, dengan  majunya teknologi dan informasi, Kartini masa kini harus berperan strategis, tidak cukup dari media sosial. Harus ada gerakan pencerahan mentransformasi diri menjadi lebih baik, continuous improvement. Betul-betul perlu mengembangkan kapasitas,” kata rektor.

 Menurut Ketua Panitia Penyelenggara, dr. Rusmini Oesman, AV,  acara peringatan Hari Kartini tahun ini merupakan tahun ke-10 sejak digelar sejak dari tahun 2008 di bawah kepemimpinan Hj. Enny H. Suhardiyanto. Rangkaian acara berupa bazar, pemeriksaan kesehatan dan seminar.  

 Acara dihadiri oleh segenap pengurus dan anggota Agrianita, dosen, pegawai, mahasiswa, warakawuri, kader posyandu desa Lingkar Kampus, perwakilan BNI, BRI dan Bank Mandiri. Turut hadir diantaranya Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. Yonny Koesmaryono; Wakil Rektor Bidang Sarana dan Bisnis, Dr. Arif Imam Suroso; Dekan Fakultas Kedokteran Hewan (FKH), Prof. Dr. drh. Srihadi Agung Priyono; Dekan Fakultas Kehutanan, Dr. Rinekso Soekmadi; Dekan Fakultas Peternakan, Dr. M. Yamin; Dekan Fakultas Teknologi Pertanian (Fateta), Prof. Dr. Kudang Boro Seminar;  Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Dr. Sri Nurdiati; Dekan Fakultas  Ekologi Manusia (Fema), Dr. Arif Satria; Sekretaris Program Magister Sekolah Pascasarjana, Prof. Dr. Nahrowi.(dh)

Download PDF : Agrianita Gelar “Satu Jam Lebih Dekat dengan Rektor IPB”