Ekspose Program Stasiun Lapang Agro Kreatif (SLAK) IPB 2014

Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Pertanian Bogor (LPPM IPB), Dr. Prastowo  menyambut kedatangan para Manajer Stasiun Lapang Agro Kreatif angkatan pertama, dalam kegiatan  Ekspose Program Stasiun Lapang Agro Kreatif (SLAK) IPB 2014, Selasa (13/1) di Ruang Sidang LPPM Kampus IPB Dramaga Bogor. Para Manajer Stasiun Lapang ini telah tiga bulan melaksanaskan tugas dan dinilai berhasil mengemban misi membangun stasiun lapang di 12 sentra produksi yng tersebar di delapan kabupaten yang terdiri, Kabupaten Bangli (jeruk kintamani), Malang (kambing etawa dan kopi), Bojonegoro (sapi), Tegal (sapi, itik, ikan dan padi), Cilacap (kerang), Karawang (padi), Nunukan (rumput laut), dan Magelang (cabe dan jagung manis).

Dalam kesempatan ini juga di-launching Collaborative Innovation Center (CIC). Tujuan dari CIC ini adalah mendampingi masyarakat petani dalam suatu kawasan atau sentra produksi pertanian, menuju sistem produksi pertanian yang modern dan optimum, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani. Dr Prastowo menjelaskan CIC mempunyai  tiga spirit, yaitu  memanfaatkan inovasi IPB secara nyata dan terintegrasi,  membantu meningkatkan pendapatan petani dan produksi pertanian, dan membangun kolaborasi stakeholders. Bentuk dan program kegiatan CIC adalah penelitian aksi, pendampingan, supervisi, penyuluhan/konsultasi, mobilitas/kerja lapang, kolaborasi stokeholders, dan pengembangan bisnis.

Berikut program kegiatan Stasiun Lapang Agro-Kreatif IPB tahun 2015 terdiri: Oktober 2014 ada 8 kabupaten (12 sentra produksi), Januari 2015 ada 20 kabupaten (30 sentra produksi), April 2015 dengan 30 kabupaten (50 sentra produksi), Juli 2015 ada 40 kabupaten (70 sentra produksi), dan Oktober 2015 ada 50 kabupaten (80 sentra produksi). (Awl)

 

Download PDF : Ekspose Program Stasiun Lapang Agro Kreatif (SLAK) IPB 2014