CARE IPB Lakukan Riset Buruh Migran Indonesia di Malaysia

Pusat Kajian Resolusi Konflik dan Pemberdayaan (CARE) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Pertanian Bogor (IPB) melakukan kunjungan kerja ke Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Kuala Lumpur Malaysia (15/2). Dalam kunjungan yang dipimpin langsung Kepala CARE LPPM IPB, Prof. Dr. Sumardjo ini diterima Atdikbud Prof. Dr. Ari Purbayanto di KBRI Kuala Lumpur. Dalam diskusi antara Tim CARE  dengan Prof Ari Purbayanto, Prof Sumardjo menyampaikan rencananya untuk melakukan riset mapping konflik Buruh Migran Indonesia (BMI) di Malaysia. Prof Sumardjo menjelaskan bahwa kegiatan mapping ini bertujuan untuk mengidentifikasi gejala konflik terkait BMI di Malaysia, identifikasi pihak yg terlibat konflik, tipologi konflik, serta merumuskan alternatif solusi konflik terkait BMI di Malaysia.

Selanjutnya Prof Sumardjo juga menyampaikan bahwa Care LPPM IPB berencana melibatkan  Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) dan Pusat Mediasi Komuniti Putrajaya sebagai tim ahli untuk memaksimalkan output dari agenda ini. ”Kami berharap agar KBRI dapat memfasilitasi rencana Care IPB untuk melakukan mapping konflik tenaga kerja Indonesia di Malayasia,” ungkap Prof Sumardjo.

Atdikbud KBRI Kuala Lumpur Malaysia, Prof. Ari menyambut baik rencana CARE LPPM IPB. ”Selama kegiatan tersebut dapat bermanfaat untuk masyarakat Indonesia di Malaysia, KBRI tentunya akan mendukung rencana tersebut,” ungkap Prof Ari. Pada kesempatan ini Prof. Ari menyampaikan beberapa permasalahan sosial terkait dengan tenaga kerja Indonesia di Malaysia, baik yang bekerja di sektor perkebunan maupun non perkebunan, baik legal maupun ilegalBeberapa masalah krusial antara lain keterampilan TKI yang sangat minim, perlakuan majikan yang tidak manusiawi, lembaga pengarah TKI yang melakukan pemerasan, pendidikan anak-anak TKI yang terlantar, dan lainnya.***

Download PDF : CARE IPB Lakukan Riset Buruh Migran Indonesia di Malaysia