Mahasiswa IPB Tangkap Permasalahan Daerah Sebelum Terjun KKN

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Pertanian Bogor (IPB) memberikan pembekalan kepada mahasiswa IPB yang akan terjun ke masyarakat dalam rangka kuliah kerja nyata (KKN) Tematik Tahun 2017. Acara digelar di Kampus IPB Dramaga, Bogor (20/5). Pembekalan ini diikuti oleh 1.951 mahasiswa dari berbagai fakultas di IPB. Saat ini Program KKN di beberapa fakultas masih berupa sistem kredit semester (SKS) pilihan atau supporting course, belum menjadi SKS wajib.

Kepala LPPM IPB, Dr. Prastowo menyampaikan kegiatan pembekalan ini menghadirkan narasumber dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) masing masing lokasi  yang akan didatangi mahasiswa KKN IPB. Dengan demikian mahasiswa mengetahui potensi dan permasalahan yang dihadapi di daerah, dan ini akan menjadi  dasar bagi  mahasiswa dalam menyusun program KKN-nya.

Daerah-daerah yang akan menjadi sasaran KKN mahasiswa IPB terdiri dari 28 kabupaten, mulai Padang Lawas,  Belitung Timur di Kepulauan Bangka Belitung hingga seluruh kabupaten di Jawa Barat. Selama 41 hari atau 6 minggu, terhitung mulai 17 Juli dan akan berakhir 26 Agustus, para mahasiswa ini akan bekerja bersama masyarakat.

Dr Prastowo mengatakan, dosen yang terlibat sebanyak 118 orang. “Mudah-mudahan tahun depan dengan keluarnya Surat Keputusan Rektor untuk mengikuti KKN, maka KKN akan wajib  untuk seluruh mahasiswa. Sehingga akan ada 3.000-an mahasiswa IPB yang mengikuti KKN,” ujarnya.

Program ini merupakan kepedulian mahasiswa kepada masyarakat, khususnya masyarakat pertanian dengan cara menyebarluaskan inovasi yang ada di IPB ke masyarakat. Kegiatan KKN juga akan membuka peluang kerjasama IPB dengan pemerintah daerah, sehingga secara agregat akan memberikan dampak kepada pembangunan ekonomi wilayah. (dh)

Download PDF : Mahasiswa IPB Tangkap Permasalahan Daerah Sebelum Terjun KKN