Jumat Keliling IPB, Mulai Bina Lingkungan Hingga Sekolah Desa

Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Pertanian Bogor (IPB), Dr. Prastowo, membuka secara resmi rangkaian kegiatan Jumat Keliling (Jumling) IPB di 17 Desa Lingkar Kampus Tahun 2017, kegiatan Bina Cinta Lingkungan (BCL) 2017 dan pembukaan Sekolah Desa 2017, Jumat (21/4). Kegiatan yang mengambil tempat di Desa Purwasari Kecamatan Dramaga Kabupaten Bogor ini mengambil tema “Kemitraan untuk Kemandirian”.

Nampak hadir dalam Jumling IPB perdana ini antara lain Wakil Kepala LPPM IPB Bidang Penelitian, Prof. Dr. drh. Agik Suprayogi; Sekretaris LPPM Universitas Brawijaya, Dr. Maftuch; perwakilan Camat dan Polsek Dramaga; para Kepala Desa di 17 desa/kelurahan Lingkar Kampus IPB; sejumlah dosen dan peneliti IPB; mahasiswa peserta program kegiatan BCL; Agriantia IPB; serta tokoh masyarakat Desa Purwasari. Selain itu, Jumling ke-10 kali ini juga dihadiri sedikitnya 220 siswa dari 7 lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Desa Purwasari.

Dr. Prastowo mengatakan Jumling IPB adalah salah satu bentuk silaturahmi antara IPB dengan warga lingkar kampus, sehingga masyarakat  lingkar kampus merasakan secara langsung keberadaan IPB di tengah-tengah masyarakat. Bagi IPB bekerjasama dengan masyarakat desa lingkar kampus adalah suatu prinsip kesetaraan.

 

Pada tahun ini LPPM IPB memfokuskan ke dalam tiga kegiatan, yaitu :

·        Rapi dan bersih lingkungan desa lingkar kampus dari sampah.

·        Program pembinaan UMKM pangan, terutama pangan jajanan yang dikonsumsi oleh anak-anak.

·        Program Sekolah Desa. Dalam hal IPB bekerjasama dengan Universitas Brawijaya untuk membantu para Kepala Desa/Lurah di 17 desa lingkar kampus untuk mengetahui cara mengemas Software Aplikatif yang bermanfaat untuk membantu mengelola dana desa.

Sementara itu, Kepala Desa Purwasari, M. Yusuf Mustofa menyampaikan, kegiatan Jumling IPB ini sangat efektif untuk membangun silaturahmi IPB dengan  masyarakat lingkar kampus. “Bagi kami, IPB adalah perguruan tinggi pertanian yang sangat luar biasa. Secara langsung membina warga lingkar kampus dengan sungguh-sungguh, melalui pendampingan kepada para petani, UMKM, bahkan mahasiswa IPB juga terjun langsung datang membantu para petani. IPB sangat proporsional dengan tidak memposisikan diri sebagai menara gading intelektual yang jauh dari persoalan sosial masyarakat, melainkan menjadi motivasi, pendorong dan memberikan semangat bagi desa lingkar kampus, sehingga warga  setempat bisa memperoleh peningkatan kehidupan dan kesejahteraannya,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, secara simbolis diserahkan modul Program Sekolah Desa dari LPPM Universitas Brawijaya kepada Kepala Desa Purwasari; penyematan topi secara simbolis kepada mahasiswa program BCL; penyerahan piagam dan bantuan fasilitas higienitas kepada UMKM 17 Desa Lingkar Kampus; penyerahan bantuan alat kesehatan kepada Posyandu; dan penyerahan bantuan alat pendidikan untuk PAUD. (Awl)

Download PDF : Jumat Keliling IPB, Mulai Bina Lingkungan Hingga Sekolah Desa