Mahasiwa IPB Manfaatkan Limbah Air Kelapa untuk Produktivitas Ternak

Daging merupakan salah satu sumber protein hewani yang banyak dimanfaatkan diseluruh dunia. Negara Indonesia sendiri, memperoleh sumber daging berasal dari ternak sapi potong, ternak unggas, kambing, domba dan sebagian dari kerbau, sapi perah dan kuda. Menurut Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (2005) konsumsi daging pada tahun 2003 sebesar 1.910 ribu ton dan meningkat pada tahun 2004 menjadi 1.970 ribu ton daging. Jumlah yang signifikan tersebut perlu diperhatikan mengetahui bahwa kebutuhan pangan di Indonesia terus meningkat setiap tahunnya yang dibarengi dengan peningkatan jumlah penduduk.

            Sekelompok mahasiswa yang berasal dari bidang keilmuwan yang sama yaitu Fakultas Kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor (IPB) ikut berinisiatif dalam peningkatan produktivitas hewan ternak di Indonesia, yaitu dengan membuat sebuah program penelitian dengan memberikan suplemen terhadap ternak. Melalui Program Kreativitas Mahasiswa Penelitian (PKM-E) 2017 para mahasiswa ini berinisiatif untuk meningkatkan produktivitas ternak domba di Indonesia dengan memanfaatkan limbah air kelapa.

Mereka adalah Sekar Sulistyo, Yulizar Masindo Mulyawan, Ika Yunia Ulfah, Putra Nur Wicaksana, dan Samudera Budi Kusuma. Tim ini berharap dengan diberikannya suplemen yang berasal dari bahan alami ini dapat membantu meningkatkan produktifitas sediaan daging yang berkualtias baik, disamping dapat memanfaatkan limbah air kelapa dan ingesta domba.

            Domba merupakan salah satu sumber daging yang banyak dikonsumsi di Indonesia, bahkan pada daerah-daerah tertentu domba dimanfaatkan untuk upacara tradisi adat di Indonesia. Menurut Bapenas (2005) konsumi daging domba di Indonesia pun cukup tinggi yaitu sebesar 66,1 ribu ton pada tahun 2004 dan meningkat pada tahun 2005 menjadi 66,5 ribu ton. Selain itu juga, jumlah peternak domba pun terus meningkat setiap tahunnya yang didominasi berada di daerah Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah dan Banten. (GG/Zul)

            Penelitian yang diberi nama Nata de Coco Growth ini memanfaatkan limbah air kelapa dari pasar serta ingesta (isi perut) domba yang berasal dari rumah potong di Bogor. Penelitian ini dilakukan dengan fermentasi ingesta domba pada air kelapa tersebut, sehingga dapat menghasilkan bakteri-bakteri yang baik bagi pencernaan domba.

            Sasaran utama dari penelitian ini yaitu membuat probiotik yang berasal dari domba melalui media air kelapa. Air kelapa sendiri merupakan media yang baik dalam pengembang biakan bakteri karena mengandung kandungan glukosa yang dibutuhkan oleh bakteri untuk tumbuh. Air kelapa memiliki komposisi diantaranya gula 2,56%, abu 0,46%, bahan padat 4,71%, minyak 0,74%, protein 0,55% dan senyawa klorida sebesar 0,17%.

            Probiotik merupakan bahan pangan yang tidak dapat dicerna oleh usus, namun berperan dalam sumber makanan bagi bakteri-bakteri tertentu yang bermanfaat bagi kesehatan. Probiotik yang diperoleh dari fermentasi kelapa dengan ingesta domba dapat menghasilkan bakteri-bakteri yang dapat membantu dalam proses pencernaan makanan seperti Lactobacilus sp. Dengan meningkatnya produksi bakteri pada pencernaan domba dapat membantu mengoptimalkan penyerapan gizi makanan. Sehingga domba-domba yagn sehat dan gemuk dapat diperoleh dengan cepat berkat tingginya bakteri pencernaan.

 

CP Sekar Sulistyo/ Hp 082234863728

Download PDF : Mahasiwa IPB Manfaatkan Limbah Air Kelapa untuk Produktivitas Ternak