Guru Besar IPB : Pentingnya Peranan Apoteker untuk Obat Hewan

Seorang apoteker memiliki peran yang sangat penting terutama di klinik dan rumah sakit. Apoteker berperan sebagai tenaga profesional untuk meracik, memberikan informasi dan edukasi mengenai obat. Interaksi apoteker dengan dokter hewan sangatlah penting untuk kepentingan pasien. Oleh karena itu, apoteker dalam bidang kedokteran hewan (farmasi veteriner) memiliki peran strategis.

Farmasi veteriner Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Institut Pertanian Bogor (IPB)  merupakan cikal bakal pengembangan farmasi veteriner Indonesia dan menjadi keunggulan bagi FKH IPB.

“Peranan apoteker untuk obat hewan sebenarnya tidak kalah penting dari apoteker untuk obat manusia, yakni untuk menghindari terjadinya penyalahgunaan obat pada ternak yang dapat berakibat buruk pada manusia. Misalnya penggunaan antibiotik yang tidak tepat sehingga menyebabkan resistensi dan residu obat pada hasil ternak,” ujar Prof. Dr. Dra. Ietje Wientarsih, Apt, MSc, Guru Besar Tetap FKH IPB dalam orasi ilmiahnya yang digelar di Auditorium Andi Hakim Nasoetion Kampus IPB Darmaga, Bogor, belum lama ini.

Menurutnya, dokter hewan adalah orang yang memiliki keahlian untuk mendiagnosa, sedangkan apoteker dalam dunia veteriner memiliki pengetahuan yang lebih mendalam mengenai mekanisme kerja obat sehingga dapat menjadi sumber informasi bagi dokter hewan.

Dalam materi orasinya, Prof. Ietje memaparkan lima peran strategis yang dimiliki oleh farmasi veteriner yakni memantapkan dokter hewan dalam menulis resep dan membuat dispensing obat; mendukung pelayanan kefarmasian di lembaga kesehatan pemerintah dan swasta; mendukung penyusunan kebijakan pemerintah; mengembangkan penelitian praklinis dan klinis yang berkualitas; dan menyediakan bentuk sediaan obat hewan berbasis obat bahan alam.(zul)

Download PDF : Guru Besar IPB : Pentingnya Peranan Apoteker untuk Obat Hewan