Guru Besar IPB : Stimulasi Psikososial dari Ibu atau Pengasuh Berpengaruh Positif terhadap Perkembangan Kognitif Anak

Kekurangan gizi pada usia dini menjadi masalah utama yang mengganggu pertumbuhan fisik dan perkembangan mental anak. Berbagai riset yang telah dilakukan di beberapa negara mengungkapkan adanya hubungan erat antara keadaan gizi pada periode pertumbuhan pesat dengan perkembangan kecerdasan.

Menurut Guru Besar Fakultas Ekologi Manusia (Fema) Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof. Dr. Faisal Anwar dalam Orasi Ilmiah Pengukuhan Guru Besar di Auditorium Andi Hakim Nasoetion, Kampus IPB Darmaga Bogor, belum lama ini, gizi buruk sewaktu janin di dalam kandungan dan setelah dilahirkan mempunyai pengaruh sangat besar terhadap perkembangan otaknya. Penelitian pada Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR) menunjukkan penurunan berat otak besar 12% dan otak kecil 30%, juga mengalami penurunan jumlah sel otak besar 5% dan otak kecil 31%.

“Pengukuran tingkat kecerdasan pada anak umur tujuh tahun yang sebelumnya pernah menderita kurang energi protein (KEP) berat, memiliki rata-rata IQ sebesar 102, KEP ringan adalah 106 dan anak yang bergizi baik adalah 112,” ujarnya.

Anak yang lahir dengan Berat Badan (BB) kurang dari 3 kg, perkembangan kognitifnya lebih rendah dibandingkan anak yang lahir dengan BB-nya kebih dari 3 kg. Anak yang lahir dengan panjang kurang dari 50 cm memiliki perilaku adaptif yang lebih rendah dibandingkan anak yang lahir dengan panjang lebih dari 50 cm.

“Anak yang lahir dengan BB di bawah 3 kg dan panjang badan kurang dari 50 cm memiliki perkembangan (kognitif, bahasa reseptif, bahasa ekspresif, motorik halus dan motorik kasar) di bawah anak seusianya,” ujarnya.

Untuk meningkatkan perkembangan anak secara optimal (terutama kognitif dan psikomotor), selain asupan gizi yang baik ternyata keterampilan orangtua dalam mengenal konsep perkembangan anak dan konsep bermain bagi anak.

“Sikap tanggap orangtua terhadap anak secara emosional adalah faktor penting dalam meningkatkan perkembangan anak. Tapi pada umumnya orangtua menghadapi anak dengan keterampilan seadanya berdasarkan pengamatan terhadap orangtua mereka yaitu bagaimana mereka dahulu dididik,” tandasnya.(zul)

 

Download PDF : Guru Besar IPB : Stimulasi Psikososial dari Ibu atau Pengasuh Berpengaruh Positif terhadap Perkembangan Kognitif Anak