Guru Besar IPB : Model Stokastik, Salah Satu Pilar Pemacu Kemajuan IPTEKS

Ada banyak contoh pemodelan stokastik yang berhasil dimanfaatkan untuk kemajuan IPTEKS. Sebagai contoh, para ahli meteorologi telah berhasil membuat ramalan cuaca yang relatif akurat dengan menggunakan model Markov. Selain itu, model Black-Schole-Merton dan generalized method of moments terbukti sangat berguna dalam analisis data ekonomi dan keuangan.

Dalam Orasi Ilmiah di Auditorium Andi Hakim Nasoetion Kampus IPB Darmaga, belum lama ini, Guru Besar Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof. Dr. I Wayan Mangku memaparkan tiga pemanfaatan pemodelan stokastik yang berhasil dikembangkannya.

Pertama adalah model stokastik berdasarkan metode balanced bootstrap untuk menduga kesalahan klasifikasi oleh location model. “Teknologi kedokteran telah menggunakan location model sebagai alat klasifikasi para pasien penderita kanker payudara untuk menentukan apakah mereka perlu dioperasi atau cukup dengan pengobatan. Jadi model yang dikembangkan digunakan untuk menduga besarnya peluang bahwa keputusan oleh teknologi di atas adalah salah,” terangnya.

Kedua, model stokastik untuk menduga fungsi intensitas proses Poisson Periodik tanpa mengasumsikan bentuk parametrik dari fungsi yang akan diduga. Model ini diperlukan di berbagai bidang ilmu, seperti bidang komunikasi, hidrologi, meteorologi, aktuaria, reliabilitas, ilmu medis, dan seismologi.

Ketiga adalah model  proses Poisson Periodik Majemuk. Model ini diperlukan di berbagai bidang, diantaranya pada bidang fisika, demografi, seismologi, keuangan dan aktuaria serta biologi.

“Model yang selama ini tersedia hanya model proses Poisson majemuk homogen dimana intensitas proses Poisson-nya diasumsikan konstan sepanjang waktu. Jika intensitas proses Poisson-nya tidak konstan tetapi berupa fungsi periodik, maka model yang dikembangkan kami adalah yang paling tepat untuk digunakan,” ujarnya.(zul)

Download PDF : Guru Besar IPB : Model Stokastik, Salah Satu Pilar Pemacu Kemajuan IPTEKS