Marius Ardu Jelamu, Bupati Manggarai NTT

Akhir tahun 2015, Marius Ardu Jelamu dilantik Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Frans Lebu Raya menjadi Bupati Manggarai. MantanKepala  Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT ini sangat dekat dengan ilmu filsafat dan teologi.

 

Bagi Marius tidak ada ilmu yang tidak bisa dipelajari, dan tidak ada disiplin ilmu yang tidak ada hubungannya dengan filsafat. "Bukankah di pertanian ada filsafat pertanian? Kenapa orang NTT menanam jagung, itu ada filsafatnya. Bukankah pertanian di Flores juga dirintis oleh para teolog (para pastor)?" demikian Marius memberi alasan. Dia pun membuktikan kata-katanya itu ketika dia menyelesaikan studi doktoralnya dibidang Penyuluhan Pertanian di Institut Pertanian Bogor (IPB) pada tahun 2007. Dosen-dosen pengujinya bahkan terheran-heran dengan prestasinya.

 

Tanggal 6 Oktober 2008 boleh disebut tonggak penting bagi Marius di NTT. Pada hari itu, di usia gelar doktornya yang belum setahun, Marius dilantik menjadi Ketua Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Alumni IPB NTT bersama jajaran pengurus oleh Ketua Umum DPP Himpunan Alumni IPB.

 

Melalui wadah ini, dia bersama sejumlah alumni IPB yang tersebar di NTT ingin menyumbangkan sesuatu yang berharga bagi daerah yang selalu dicap terbelakang dan miskin ini. "Selama ini alumni IPB sudah banyak berkiprah di NTT, tapi masih sendiri-sendiri. Dengan berkumpul dalam satu wadah himpunan alumni, potensi-potensi ini akan menjadi kekuatan yang dahsyat bagi NTT," kata Marius.

 

Saat ini ada 28 cabang Himpunan Alumni IPB di Indonesia. Di NTT sendiri, sudah 70 orang terdaftar sebagai anggota. Mereka berprofesi sebagaidosen, ahli pertanian, ahli sumberdaya alam dan lingkungan, ahli daerah aliran sungai, ahli kelautan dan daerah pesisir, ahli peternakan, ahli perikanan, ahli statistik dan masih banyak lagi. "Jadi dari segi SDM kami sangat kuat," kata Marius lagi.

 

Widyaiswara pada Badan Diklat Propinsi NTT ini mengatakan, Himpunan Alumni IPB Daerah NTT siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah melalui kajian-kajian sesuai dengan keahlian setiap alumnus. Alumni IPB juga siap melakukan kajian terhadap program-program pemerintah. "Kami mau menjadi think tank alternatif bagi pemerintah daerah," kata pria yang sudah menghasilkan sejumlah artikel ini.

 

Dia memberi contoh program penanaman jagung yang pernah digelontorkan Pemerintah Propinsi NTT. Menurut dia, program ini sangat bagus karena masyarakat NTT sudah sangat menyatu dengan jagung. Masyarakat tahu bagaimana menanam jagung. Yang penting dari pemerintah, demikian Marius, menetapkan tujuan program menanam jagung. Kalau hanya untuk konsumsi, maka pemerintah harus tahu berapa kebutuhan konsumsi jagung masyarakat NTT, supaya penanamannya jangan sampai melebihi kebutuhan masyarakat. Tetapi, kalau orientasinya agroindustri (bisnis), maka pemerintah harus menyediakan pasar dan pengolahan pascapanen.

 

"Kami alumni IPB akan memberikan pikiran dan kajian terhadap program ini. Kami akan menggelar seminar dengan mendatangkan pakar dan penemu jagung dari IPB. Kami akan bekerja sama dengan praktisi-praktisi industri alumni IPB di Jakarta. Kami juga akan melobi puluhan pejabat penting alumni IPB di Jakarta. (***ris)

 

Download PDF : Marius Ardu Jelamu, Bupati Manggarai NTT