Mohammad Nadjikh: Juragan Ikan yang Cerdas Teori Cerdas Praktek

Sektor perikanan merupakan salah satu sektor yang potensial bagi para pebisnis di Indonesia. PT Kelola Mina Laut adalah salah satu perusahan yang bergerak di bidang produksi dan pengolahan hasil perikanan. Mohammad Nadjikh alumni Jurusan Teknologi Industri Pertanian (TIN) Institut Pertanian Bogor angkatan 17 merupakan pendiri PT yang menaungi 25 perusahaan dan menampung sekitar 14.000 karyawan. Nadjikh berasal dari keluarga yang sederhana dan merupakan anak sulung dari delapan bersaudara. Sejak remaja ia memiliki mimpi untuk menjadi orang suksesagar bisa membantu perekonomian keluarga terutama adik-adiknya. “Meskipun saya tidak punya apa-apa, namun saya selalu berusaha agar menjadi orang yang pintar, dengan begitu saya bisa berprestasi dan menjadi sukses di kemudian hari,” ujar Nadjikh.

Nadjikh dikenal sebagai pribadi yang mudah bergaul, ia tidak memilih-milih dalam berteman. Sejak tinggal di asrama di IPB, ia selalu berusaha menjalin pertemanan yang luas sekaligus menjadi sosok panutan. “Di asrama dulu saya menjadi lurah, makanya kenal dengan banyak teman-teman di sana,” tambahnya. Bagi Nadjikh, dalam menjalani kehidupan kita tidak perlu minder, apapun alasannya. “Meskipun kita miskin, kita bisa merubah perasaan kita agar tidak  merasa miskin, caranya ya tidakperlu menonjolkan kemiskinan itu. Dengan begitu kita bisa berpandangan positif,” jelas Nadjikh.

Sejak berkuliah di IPB, Nadjikh sudah mulai merintis berbagai usaha seperti  membuka les privat, membantu proyek penelitian dosen, menjadi guru honorer di sekolah-sekolah menengah, hingga menjadi asisten dosen. Hal ini lah yang menguatkan pandangan bahwa Nadjikh merupakan pribadi yang tidak hanya cerdas secara teori tapi juga cerdas dalam mempraktekkan ilmu yang dimilikinya.  Pria kelahiran Gresik, 8 Juni 1962 ini meyakini bahwa jiwa entrepreneur haruslah dibentuk, tidak hanya bermodalkan keberanian tapi juga harus peka dalam meilhat potensi atau peluang sekaligus pandai menganalisis pasar. Hal ini lah yang membuat PT Kelola Mina Laut (KML) kini mampu melayani permintaan pasar hingga lintas benua. Selain itu, Nadjikh juga memberdayakan Usaha Kecil Menengah (UKM) atau pengepul dan nelayan. “Seandainya satu individu menghidupi satu orang, maka sedikitnya 266.550 orang yang sudah terbantu perekonomiannya dari bisnis ini. Belum lagi sejumlah kluster ekonomi yang terbentuk di masyarakat. Sehingga tidak langsung, Nadjikh kini telah memberdayakan perekonomian ratusan ribu warga, tidak hanya Gresik dan tapi sejumlah kota di Indonesia,” jelas Nadjikh.

Kesuksesan yang Nadjikh miliki saat ini bukanlah kesuksesan yang diraih dalam sekejap mata, berbagai rintangan dan jalan yang sulit ia lalui. Nadjikh dilahirkan di lingkungan orang tua yang merupakan pedagang ikan, salah satu alasan yang menjadikan Nadjikh memiliki kepekaan tinggi terhadap masalah hasil perikanan. Semua usahanya berhasil mengantarkan Nadjikh perlahan menuju gerbang kesuksesa, mulai dari mengirimkan uang untuk orang tuanya di Gresik. Meskipun selama berkuliah ia menjalankannya sambil bekerja, namun Nadjikh tetap bisa memaksimalkan usahanya sehingga hsail yang didapatkan pun memuaskan. Nadjikh berhasil menyelesaikan studinya dalam waktu 3 tahun 9 bulan dengan IPK 3,77.(NRA)

Download PDF : Mohammad Nadjikh: Juragan Ikan yang Cerdas Teori Cerdas Praktek