Buka Sekolah Muamalah Indonesia, Lulusan IPB Rangkul Artis

Perjalanan bisnisnya dimulai sejak kuliah. Kala itu ia menjadi delegasi Institut Pertanian Bogor (IPB) dalam Musyawarah Nasional Ikatan Mahasiswa Teknologi Pertanian Indonesia (MUNAS IMTPI) di Bali. ”Saya dimintai tolong mahasiswa Universitas Udayana untuk membuatkan jaket mahasiswa. Saya hanya berniat membantu memesankan jaket mereka, namun setelah selesai mereka memberikan upah sebagai tanda terima kasih. Di situlah muncul semangat bisnis saya,” kisah Dian Rangga Jaya, Alumnus Jurusan Teknologi Pangan dan Gizi, Fakultas Teknologi Pertanian, IPB. Dengan bendera K-5sada Corp atau Kalimasada Corporation, Dian membuka usaha konveksi. Mahasiswa di seluruh fakultas IPB pernah menjadi pelanggannya. Melalui usahanya itu Dian bisa membayar SPP dan uang kost secara mandiri.


Alasan lain Dian berbisnis sejak kuliah adalah pengalaman pahit yang dialaminya. Pria yang aktif di berbagai organisasi kemahasiswaan ini pernah mengalami kerugian sangat besar pada kegiatan yang ia ketuai. “Akibat sponsor gagal bayar sebesar Rp 25 juta pada tahun 2001, saya harus menanggung dan melunasi hutang organisasi tersebut. Sedangkan uang kiriman orang tua hanya Rp 100 ribu tiap bulannya,” lanjut pengusaha emas ini. Karena hutang inilah Dian harus berjibaku melakukan berbagai bisnis untuk melunasinya. Keadaan tertekan, penuh cobaan, dimarahi dosen dan teman-teman menjadi santapan harian baginya. Beberapa bisnis yang pernah dan sedang digeluti diantaranya: konveksi, percetakan, kuliner, konsultan, dan bidang pendidikan.


Bisnis yang Dian tekuni membawa kelimpahan materi, namun tidak membawa ketenangan hidup. Dian merasa hidupnya hampa. Dian baru menyadai usahanya bercampur riba, gharar dan aktivitas kezaliman. Hal itu disadari Dian dan istri saat berguru ilmu muamalah dengan Dr. Erwandi Tarmizi, MA, pakar Ilmu Muamalah yang baru pulang dari Arab Saudi. “Berangkat dari disitulah kami mendirikan Sekolah Muamalah Indonesia. Kami dedikasikan sekolah ini untuk para pengusaha yang merindukan Keberkahan dalam hidupnya. Insya Allooh kita bersama belajar bagaimana pengusaha bisa mendapatkan keberkahan, yaitu level diatas kekayaan,” paparnya. Sekolah ini didirikan untuk membuat sebuah komunitas pengusaha yang ingin menerapkan aturan dan ekonomi Islam dalam bisnisnya. Di Sekolah Muamalah Indonesia ini banyak para owner dan CEO perusahan yang belajar kembali tentang ilmu ekonomi islam. Salah satu alumninya artis Teuku Wisnu (Owner Strudell Malang). Selain itu, Dian juga membuka lembaga konsultan bernama Syariah Wealth Management (SWM), sebuah lembaga yang akan memberikan arahan dan menjaga pebisnis dalam mengelola harta secara Islami. (ris)

Download PDF : Buka Sekolah Muamalah Indonesia, Lulusan IPB Rangkul Artis