Tim IPB Ciptakan Inovasi Rumpon

Tim Institut Pertanian Bogor (IPB) berhasil membawa pulang medali perak dari acara International Engineering Invention and Innovation Exhibition (i-ENVEX) 2016 . Kegiatan yang digelar pada 8 – 10 April 2016 di University Malaysia Perlis (UniMAP) ini merupakan acara tahunan UniMAP bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Malaysia yang mempertandingkan 400 produk inovasi dari 18 negara. Negara-negara tersebut diantaranya: Indonesia, Malaysia, Singapore, Thailand, Taiwan, Hongkong, Belgia, Yaman, Bulgaria, India, Irak, Jepang, Kamboja, Kanada, Uni Emirat Arab, Turki, Republik Rakyat Tiongkok, dan Rumania.

Beberapa kategori inovasi produk yang dipertandingkan i-ENVEX 2016 yaitu pertanian, teknologi, teknik,  elektro, dan pengabdian.  Sejumlah produk inovasi tersebut dipamerkan berupa prototype yang dinilai para dosen, kementerian, dan investor. Tim IPB berhasil mendapatkan medali perak untuk kategori pertanian.

Pada kompetisi i-ENVEX 2016 IPB diwakili dua mahasiswa Departemen Pemanfaatan Sumberdaya PerikananFakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK), Saepul Mubarak dan Intan Andriana, serta tiga mahasiswa Departemen Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM), Farauq Arrahman, Galih Nugraha, dan Putri Vionita. Kelima mahasiswa yang menampilkan produk inovasi Portable Fish House “RUMPON tersebut di bawah bimbingan Dosen IPB, Dr. Roza Yusfiandayani, S.Pi .

Rumpon adalah salah satu jenis alat bantu penangkapan ikan berupa rumah buatan bagi ikan yang dipasang di dasar laut. Bentuknya seperti rumah kecil berukuran 3x3 meter yang diberi dedaunan seperti layaknya rumah ikan. Selama ini penangkapan ikan di perairan Indonesia banyak menimbulkan persoalan terutama akibat kelebihan kapasitas penangkapan. Rumpon telah terbukti dapat meningkatkan efisiensi penangkapan melalui ketepatan daerah penangkapan.

“Kami melakukan modifikasi dari inovasi rumpon portable karya Dr. Roza Yusfiandayani, S.Pi. dengan menambahkan lampu celup bawah air untuk menarik ikan di malam hari,” kata Intan.

Menurut Dr. Roza Yusfiandayani, S.Pi., keunggulan rumpun hasil inovasinya diantaranya:  optimalisasi penangkapan ikan, ramah lingkungan, mudah dioperasikan, harga terjangkau, selektivitas tinggi, mudah dalam pencarian bahan, dan hemat energi. Hasil uji coba terhadap alat ini dilakukan di perairan Palabuhan Ratu dengan hasil tangkapannya adalah ikan layur. (IM)

 

Download PDF : Tim IPB Ciptakan Inovasi Rumpon