Dr. Arief Daryanto Bersama Mahasiswa Indonesia di Jepang

Ketua Perhimpunan Ekonomi Pertanian (PERHEPI) yang juga Ketua Asosiasi Program Magister Manajemen Indonesia (APMMI), Dr. Arief Daryanto, berkesempatan memberikan paparan dengan tajuk "Promoting Sustainable Food Security in Indonesia" kepada para mahasiswa yang tergabung dalam "Interaction Science Academic Studies (SIACA)", PPI Ehime Jepang. Acara diselenggarakan pada hari Senin (7/11) di Kampus Ehime University, Matsuyama Jepang.

"Sustainable Food security" terdiri dari beberapa komponen penting yaitu: Affordability, Availability, Quality dan Safety serta Keberlanjutan (Sustainability). Kesemua komponen tersebut sangat dipengaruhi oleh "demand shifters" (seperti misalnya pertambahan penduduk, bertambahnya kelas menengah, urbanisasi, bergesernya pengeluaran konsumen ke arah komoditas bernilai tinggi, permintaan "ready to cook" dan "ready to drink") dan juga "supply shifters" seperti misalnya semakin terbatasnya lahan pertanian, semakin majunya inovasi dalam bidang pertanian dan pangan, semakin langkanya ketersediaan air, perubahan iklim dan semakin berkurangnya proteksi dalam pasar pertanian.

Dalam kesempatan tersebut, Dr Daryanto juga "sharing" informasi tentang konsep pengembangan "industrialisasi keenam" (the sixth industrialisation model) di Jepang yang bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan melalui peningkatan pendapatan petani, daya saing pertanian dan vitalitas ekonomi pedesaan.

Konsep "industrialisasi keenam" merupakan pengelolaan terintegrasi antara industri primer (pertanian, kehutanan dan perikanan) dengan industri sekunder (pengolahan) dan industri tersier (jasa ritel dan lain-lain).

Dalam rangka untuk secara efektif melaksanakan strategi "sektor industrialisasi keenam", pemerintah Jepang membuat empat rencana utama, yaitu "rencana kerjasama antara pertanian, industri dan bisnis", "rencana bisnis yang komprehensif", "rencana promosi produksi lokal untuk konsumsi lokal" dan "rencana inovasi teknologi pertanian" yang dalam pelaksanaannya didukung oleh subsidi kebijakan, pinjaman dengan bunga rendah dan "dana pertumbuhan industrialisasi pertanian, kehutanan dan perikanan". Keberhasilan model industrialisasi ke enam ini sekarang diadopsi oleh Cina dan Korea Selatan.

Acara seminar yang diselenggarakan oleh SIACA PPI Ehime tersebut dilanjutkan dengan makan bersama yang berlangsung akrab dan kekeluargaan.***

Download PDF : Dr. Arief Daryanto Bersama Mahasiswa Indonesia di Jepang