Ahmad Nuryani: Pegawai Andalan, “Kuncen” Poliklinik IPB

Institut Pertanian Bogor (IPB) memiliki berbagai fasilitas penunjang seperti asrama, fasilitas olahraga, sepeda kampus, mobil listrik, bus keliling,  juga fasilitas Poliklinik untuk mengantisipasi dan mengobati warga kampus yang sakit dan butuh penanganan medis.

Salah satu pegawai Poliklinik IPB yang selalu sigap dalam membantu para medis menangani pasien adalah Ahmad Nuryani (37 tahun). Ia merupakan satu-satunya pegawai  administrasi laki-laki di Poliklinik Kampus IPB Dramaga yang sudah bekerja selama 15 tahun.

Selain bertugas di bagian administrasi, sebagai laki-laki satu-satunya di Poliklinik IPB Dramaga tentunya ada beban tugas tersendiri untuk bapak dua anak ini. Misal saja saat ada mahasiswa yang tiba-tiba pingsan, ia selalu yang pertama yang  membopong mahasiswa ke ruang perawatan. ”Maklumlah pegawai laki-laki sendiri,” ujarnya.

Di tengah wawancara dengan Agrimag, tiba-tiba ia pamit karena melihat mahasiswa yang mendadak pingsan. Dibantu salah satu mahasiswa, ia membawa masuk mahasiswa yang pingsan itu ke ruang perawatan. “Begitulah pekerjaan saya, bantu-bantu perawat dan dokter,” imbuhnya.

Oleh teman-temannya, Ahmad Nuryani dijuluki sebagai kuncen di Poliklinik. Pasalnya, ia  selalu datang paling awal dan pulang paling akhir tiap hari kerja. Ia mengaku senang dengan pekerjaannya ini, meski kadang menjumpai pasien yang ia nilai sombong, meski sudah ditolongnya. Untuk hal ini, ia pun harus dapat mengendalikan emosi dengan berusaha sabar.

Namun tidak sedikit juga orang-orang yang berterimakasih atas bantuannya. Bahkan telah menjadi hubungan baik, seperti Aris, alumni Fakultas Pertanian yang saat ini telah bekerja di Kalimantan yang sempat singgah ke rumahnya hanya untuk bersilaturahmi dengannya.

Nena Febriana,  perawat Poliklinik IPB yang merupakan rekan kerja Ahmad menyampaikan, “Pak Ahmad itu andalan Poliklinik, dari tugas administrasi hingga membantu tim medis, ia selalu siap. Selain itu orangnya tanpa pamrih, tara itungan”.

Hal yang sama diungkapkan Herna Heriah, perawat Poliklinik lainnya yang menyampaikan hal senada. “Selain tidak pernah mengeluh, Pak Ahmad itu rajin. Pokoknya andalan Poliklinik deh,” ujar Herna. (dh)

 

Download PDF : Ahmad Nuryani: Pegawai Andalan, “Kuncen” Poliklinik IPB