Hendra Wibowo: Bangga sebagai Pengelola HKI dan Inovasi

Ada kebanggaan tersendiri mendapat predikat tenaga kependidikan berprestasi tingkat IPB tahun 2014. “Rasa syukur kepada Allah SWT yang telah menunjukkan jalan untuk bekerja dengan baik. Juga keluarga yang telah mendukung, mendampingi dan memberikan semangat dalam bekerja, sehingga dapat berprestasi dalam mengabdi di IPB,” tuturnya.

Ya, Muhammad Hendra Wibowo, S.TP, staf Direktorat Riset dan Inovasi, Subdit Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dan Inovasi IPB dinobatkan sebagai juara satu Administrasi Umum tingkat IPB tahun 2014. Hendra adalah lulusan dari Departemen Teknologi Industri Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian IPB. Aktivitasnya sebagai staf administrasi umum dalam mengelola dan melakukan promosi HKI dan inovasi telah dijalani sejak tahun 2002.

Terkait prestasi yang diraihnya, bapak satu anak pemilik hobi jalan-jalan ini menyatakan, “Persyaratan untuk mengikuti seleksi persiapan tidak ada yang khusus. Semua mengalir saja, yang terpenting bisa menunjukkan hasil kinerja sehari-hari dengan baik dan terencana sesuai dengan target dari institusi. Di Direktorat Inovasi dan Riset tidak ada seleksi internal, tapi langsung dari pimpinan yang menunjuk saya untuk ikut memasukkan usulan sebagai tenaga administarasi umum. Pekerjaan saya sehari-hari mengelola dan melakukan promosi dan pengurusan HKI dan Inovasi. Adapun tugas khususnya adalah mengelola HKI IPB.”

Kegiatan sehari-hari laki-laki kelahiran 14 Maret 1977 ini mengecek pendaftaran yang masuk dari inovasi-inovasi yang ada di IPB. Tak lupa, ia selalu berusaha melaksanakan tugas pokok instansi dalam mencapai visi dan misi yang telah ditetapkan. Karenanya, salah satu upaya yang sangat perlu dilakukan ialah meningkatkan kemampuan dan kompetensi staf Direktorat Riset dan Inovasi, terutama dalam manajemen alih teknologi maupun pengelolaan aset intelektual hasil penelitian dan teknologi di IPB hingga tahap komersialisasi melalui kegiatan promosi dan lisensi kepada mayarakat dan dunia usaha.

Tercatat, IPB sudah memiliki 282 hak paten yang diajukan oleh para penelitinya. Sementara yang Granted Patent totalnya sudah mencapai 67 paten. Sekarang IPB fokus pada upaya untuk meningkatkan sejumlah riset di berbagai sektor. Di sektor pangan, diantaranya penemuan varietas padi, buah-buahan, ketahanan pangan, pengembangan tanaman non padi, pengembangan ikan dan ternak, diversifikasi pangan dan penanggulangan kekurangan gizi, perubahan iklim, serta kebijakan pangan.

“Harus segera terjadi percepatan regenerasi pegawai. Saat ini yang bisa bekerja di bidang HKI hanya sedikit. Jadi perlu ada pegawai yang meng-cover. Saya fokus di bagian pengelolaan sistem HKI dan inovasi di IPB. Sekarang sudah berjalan dengan baik. Saya pun menikmati tugas itu,“ tutur Hendra.

“Sudah banyak inovasi IPB yang diimplementasikan di masyarakat. Peningkatan keahlian ke depan, yang pertama saya ingin melanjutkan kuliah ke jenjang magister hukum dan bidang HKI. Beruntung, institusi sekarang ini telah banyak memberikan pelatihan-pelatihan tentang HKI di tingkat nasional. Ini merupakan kesempatan besar. Ke depannya harus lebih baik lagi,” katanya bersemangat.

“Dan untuk IPB, segala yang telah kita lakukan bersama, tak lain adalah upaya mengkomersialkan inovasi-inovasi IPB. Saya berharap alih teknologi terhadap hasil-hasil riset IPB pun berjalan dengan semakin baik dan bisa diaplikasikan, baik di masyarakat maupun di industri,” harapnya.

Beristrikan Varhaeni Budi Astuti yang bekerja di Direktorat Kerjasama dan Program International IPB, Hendra mengaku bahagia. “Ini suatu rahmat dan anugerah yang sangat indah. Harus benar-benar dijaga dan dipertahankan sampai tua nanti,” tandas Hendra. Sebisa mungkin Hendra membagi waktu antara pekerjaan di kantor dan keluarga. Kuncinya, meski berat tapi harus dinikmati dengan ikhlas. (wal)

Download PDF : Hendra Wibowo: Bangga sebagai Pengelola HKI dan Inovasi